8 Des 2010

Nurani dan Logika

Hari ini aku merasa gembira

Karena telah merasa dewasa

Dewasa? apakah aku sudah dewasa?

Seharusnya bukan itu yang kamu Tanya

                         Lalu apa?

                        Kapan kamu mengenal dunia?

                        Bukan waktu yang aku tunggu

                       Ya memang, tapi kamu saat ini belum mengenal dunia sana

Sekarang atau besok akupun bisa

Ego, angkuh, serta murka kamu berkata

Seakan-akan melupakan bangkai semasa berjaya

Tapi memang aku sanggup dengan itu semua

                             Hati-hati dunia ini penuh dengan rekayasa

                            Sedikit berkata, terjerumus dunia maya

                            Bukan waktu yang merubah semua

                           Tapi diri kita sebagai manusia



Penulis: Sebagai penokohan antara alam berpikir dan perasaan yang sering kali membuat kita bimbang. Hati nurani yang ingin membangkitkan kebaikan sebenarnya, akan tetapi dia terlebih dahulu melewati fase berpikir atau logika. Seimbangkan hati dan logika kita agar bisa mencapai semua keinginan kita.

0 komentar:

Posting Komentar