25 Jul 2010

Negri Mimpi Tapi Asli

Heran dengan negri ini, ingin membenci tapi takut terisolasi

Bosan mendengar suara jeritan hati.. Meminta terkambulnya aspirasi dari suara hati.. Menuntut, mencaci, hingga menjadi anarki.. Seperti kehabisan air sumur di dalam bumi...!!

Padahal, negri ini kaya akan sumber alami. entah kenapa?? Tiap kali mencoba mengolah, pasti ada yang mati. Mati karena tertindas korupsi....!!

Fakir miskin, petani, pegawai negri, kaum intelek, ulama, anak kecil, pengusaha, kaum marjinal, aparat hukum, pejabat tinggi, mentri, hingga pemimpin negri ini PRESIDENT lengkap... Tapi kenapa negri ini cuman berdiri satu kaki...?? (seperti tidak percaya diri).

Aku mendengar, dibalik gunung diseberang lautan api itu ada negri yang kaya sumber alami dan juga sumber manusiawi sama seperti negri ini (berdiri satu kaki), malah lebih parah lagi dari negeri ini.

Aku memberanikan diri untuk pergi ke negri dibalik gunung diseberang lautan api itu.
Mulanya aku berpikir negri itu hanya mimpi buruk dari sang pemimpin, tapi ini asli.

Fakir miskin: Menanti manisan di pinggir jalan, tapi hanya surat kecil yang didapati bertuliskan "Kalau miskin jangan minta sana minta sini"
Petani: Memberikan hasil panennya ke agensi, tetapi hanya dibayar setengah hati.
Pegawai negri: Sibuk menghitung gaji yang tak kunjung terpenuhi, hingga mendapat gaji lewat selipan birokrasi. (suap, seperti Gayus)
Kaum intelek: Menjadi mati syuri akibat termakan oleh globalisasi.
Ulama: Sibuk mencari arah kiblat. Barat agak kekiri atau barat agak kekanan??
Anak kecil: Diculik, kurang gizi, serta dieksploitasi.
Pengusaha: Mencari darah diatas kertas putih negri ini. Bangun industri disana-sini tanpa mikir pajak bumi.
Kaum marjinal: Terisolasi karena minoritas, satpol PP musuh berat kaum ini.
Aparat hukum: Mencari gaji lebih tinggi lewat money laudry. (seperti kasus rekening gendut)
Pejabat tinggi: Diskusi sana sini tapi tidak ada hasilnya, karena ditutup money.
Mentri: Berpikir program kerja belum terkendali. Berbelit-belit alasan yang didiskusi.
President: Bingung memutuskan apakah naik "Helikopter atau Mobil Camry??" (akibat patwal arogan)

Aneh tapi nyata di satu lokasi kecil ada negri yang hancur seperti ini. Kurang percaya diri atau kurang baik hati?? (heran tapi dapat inspirasi)

Hufff... Dasar negeri mimpi... Tapi asli...


Garuda pancasila.. Aku lelah mendukungmu..
Pancasila.. Dasarnya apa??
Rakyat adil makmurnya kapan??
Pribadi bangsamu.. Tidak maju.. Maju.. Tidak maju.. Maju.. Tidak maju.. Maju...
"Ujar Hary Roesly"

- apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon dimaafkan.
- kritik dan saran mohon kirim ke no ini 085717xxxxx
- sekali lagi.. peace.... ^^'

2 komentar:

Ifan Qomarudin mengatakan...

Visiting u back with smile. Sekalian follow biar rame Sob, follow baliknya ditunggu.....
http://ifanqomarudin.blogspot.com/

Ifan Qomarudin mengatakan...

Follow baliknya ditunggu.....
http://ifanqomarudin.blogspot.com/

Posting Komentar